Harga Kebutuhan Pokok Pekan ini di Seputaran Pasar Bireuen : Beras Rp.........Minyak Goreng Rp.......Gula Pasir Rp.........Cabe Merah Rp.........Bawang Merah Rp........Bawang Putih Rp...........

Senin, 06 Agustus 2012

Makalah Pengantar Ilmu Peternakan

Pembangunan industri peternakan merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah, masyarakat dan swasta. Ketiga komponen manajerial tersebut perlu bersinergi satu dengan lainnya untuk membangun kelembagaan yang terstruktur baik guna mengoptimalkan pemanfaatan berbagai sumber daya yang dimiliki dalam pengembangan sistem peternakan harapan. Kebutuhan daging sapi dan susu sapi baru dapat dipenuhi melalui impor dalam jumlah besar. Daging kambing, daging ayam dan telur dapat dikatakan telah berswasembada, hanya sayang pakan ayam ras masih harus diimpor sekitar 3 juta ton per tahun. Trend konsumsi kedepan akan terfokus pada daging sapi, daging ayam dan telur karena produk akhir dari ketiga komponen tersebut bersifat harga murah, mudah diperoleh, tersebar sampai pedesaan dan bergizi tinggi dan disukai masyarakat umum. Oleh karena itu restrukturisasi peternakan harus fokus pada kelembagaan yang mampu untuk penyediaan benih/bibit yang cukup dan kontinu, kecukupan dan kemudahan perolehan pakan dan obat-obatan serta pemasaran yang menguntungkan para pelaku. Pengembangan kawasan industri peternakan dari hulu sampai hilir akan merupakan pilihan utama untuk menggapai harapan.Donwload Makalah lengkap
[ Read More.. ]

Minggu, 05 Agustus 2012

Bireuen Bertabur Bunga


Menjelang Pelantikan Bupati Bireuen terpilih H Ruslan HM Daud dan Wakil Bupati Terpilih Ir Mukhtar Abda MSi kota Bireuen di penuhi dengan rangkaian bunga ucapan selamat, baik itu yang datang dari Instansi Pemerintah, Instansi Swasta, Pengusaha, Lemaga Swadaya Masyarakat dan Personal masyarakat Bireuen, hal ini memberikan berkah tersendiri kepada pengusaha papan bunga dan usaha percetakan di kabupaten Bireuen, menjelang Pelantikan Bupati usaha – usaha papan bunga kebanjiran order. susunan papan bunga dapat dipantau mulai dari depan pendopo sampai di SP.Empat Jalan Gayo. secara antusias masyarakat akan menyaksikan proesesi pelantikan pada hari senin tanggal 6 Agustus 2012, masyarakat berharap kedepan Bireuen akan lebih maju khusus di sector pertanian, perikanan dan kehutanan.  (Arsyadi THL-TBPP Kab.Bireuen)
[ Read More.. ]

Sabtu, 04 Agustus 2012

Ganti Cangkul Petani dengan Laptop Atau Komputer


Pada saat petani mulai melek TI mungkin petani tidak lagi memegang cangkul, parang dan alat – alat pertanian lainnya, bagaiman hal tersebut akan terwujud? disaat petani mulai mahir IT dan Internet maka petani tidak perlu lagi subuh – subuh sekali bangun dan membawa hasil panennya kepasar pagi yang ada dikota kecamatan atau kabupaten. Akan tetapi petani langsung bisa memasarkan hasil panennya setiap sore melalaui pasar lelang online atau forum khusus.

Akankah ini terwujud? Jawabannya pasti,,,bisa, besok, lusa atau beberapa tahun kedepan, perkembangan IT bakal mempermudah petani dalam melakukan kegiatan pertaniaannya baik itu kegiatan on farm maupun kegiatan of farm. mulai sekarang peran Penyuluh Pertanian Lapangan diharapkan bisa mengubah semua ini, PPL disamping mahir memberi penyuluhan berkaitan dengan Teknis Budidaya, Hama Penyakit, Panen dan Pasca Panen PPL juga harus mampu menguasi mengajarkan petani tetang IT.
[ Read More.. ]

Jumat, 03 Agustus 2012

Potensi Perikanan Tangkap di Kabupaten Bireuen

Produksi Perikanan Tangkap tahun 2007 :
JENIS IKAN
Pantai Selat Malaka
- ikan selar : 613,9 ton, ikan kwee : 352,7 ton, ikan layang : 606,8 ton, ikan Sunglir : 82,6 ton, - ikan tetengkek : 259,4 ton, ikan bawal hitam : 136,4 ton, ikan bawal putih : 159,6 ton, ikan talang-talang : 499,2 ton,
- ikan kakap putih : 237,6 ton, ikan golok golok : 257,8 ton, ikan selanget : 95,8 ton, ikan japuh : 125 ton
- ikan tembang : 93,6 ton, ikan lemuru : 96 ton, ikan Peperek : 270 ton, ikan lencam : 30,1 ton,
- ikan kakap merah : 336,4 ton, ikan belanak : 259,2 ton, ikan biji nangka : 238,7 ton, ikan swangi : 156,9 
   ton
- ikan tongkol krai : 689,1 ton, ikan tongkol komo : 532,1 ton, ikan cakalang : 1.945,7 ton, ikan kembung :
  391,1 ton,
 - ikan alu alu : 87,5 ton, ikan tenggiri : 310,8 ton, ikan tuna mata besar : 820,1 ton, ikan tongkol abu abu :
   1.289,4 ton -ikan layur : 132,3 ton, ikan cucut : 292,3 ton, ikan pari : 165 ton, ikan lainnya : 772,6 ton

JENIS UDANG
- Udang Putih : 147,2 ton, udang lainnya : 77,2 ton,
BINATANG LUNAK
 - cumi cumi : 84,7 ton, sotong: 31,9 ton Produksi 2007 (Ton) 12.677 Produksi 2006 (Ton) 17.061

 Sumber Data: Statistik Perikanan Tangkap 2007
 Pemerintah Kabupaten Aceh Utara
[ Read More.. ]

Makalah Agroekologi

 
 Salah satu upaya penanganan kerusakan lahan akibat ekplorasi adalah dengan menerapkan sistem budidaya lorong dalam pengembangan sistem usahatani lahan kering, karena sistem ini memberikan banyak keuntungan diantaranya dapat menekan terjadinya erosi, meningkatkan produktivitas tanah karena adanya penambahan bahan organik melalui hasil pangkasan tanaman pagar, dapat meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman serta dapat menciptakan kondisi iklim mikro (suhu) diantara lorong tanaman (Sudharto et al., 1996).  Donwload Makalah lengkap
[ Read More.. ]

Jumat, 27 Juli 2012

Ketika Petani Mulai Meninggalkan Cangkul


Kita mengerti bahwa perkembangan peradaban manusia bisa ditilik dari kehidupan manusia purba. Manusia purba hidup dari food gathering yakni berburu dan meramu, masa berladang pindah-pindah (dalam bahasa sunda yakni huma atau ngahuma), dan selanjutnya bertani menetap. Perkiraan Kuntjaraningrat (1967: 31-32), bahwa peralihan dari food gathering ke perladangan bisa diimajinasikan dengan spekulasi-spekulasi bahwa usaha bercocok tanam yang pertama dimulai dengan aktivitas mempertahankan tumbuh-tumbuhan dari serangan binatang buas. Dalam proses aktivitas itu, sangat mungkin terjadi pengamatan bagaimana misalnya biji jatuh ke tanah kemudian tumbuh, ataupun batang singkong yang tertancap di tanah lalu tumbuh. Demikianlah, kemudian dapat dibuat berbagai teori yang mencoba menjawab soal bagaimanakah manusia pertama kali bercocok tanam.
Melewati masa purba, menuju awal masehi, perkembangan perekonomian Indonesia didominasi oleh tradisi maritim ketimbang agraris. Sentra-sentra kerajaan berawal dari kota-kota pesisir yang ramai. Kondisi ini setidaknya sampai pada era Mataram atau mundur lagi—dengan toleransi tertentu—pada era Majapahit. Majapahit telah mengekspor beras ke Tiongkok, meski hal itu tidak menjadi hal signifikan dalam perekonomian ketimbang transaksi politik di perairan (perang) dan upeti-upeti yang dijemput langsung ke daerah taklukan ataupun yang diantarkan oleh delegasi daerah kekuasaannya. Yang agak jelas, Indonesia menjadi agraris ketika Mataram menjadi kerajaan Jawa pedalam yang muncul pada pertengahan abad ke-16.  (http://agusbudipurwanto.wordpress.com/2010/08/30/sejarah-petani-indonesia/)
sejarah perkembangan pertanian di Indonesia mulai dari bertani berpindah – pindah sampai pada bertani menetap secara berkelompok dan bertani menetap secara individu,peran petani sangat besar, petanilah yang telah menjaga stabilitas nasional dengan pencapaian swasembada beras. beras merupakan makanan pokok di Indonesia tanpa stok beras yang cukup maka stabilitas politik akan sedikit terganggu. Hal ini telah dibuktikan oleh beberapa perkembangan Sejarah Politik di Indonesia.
Kekhawatiran besar sedang terjadi sekarang adalah satu persatu petani mulai meninggalkan cangkul dan lahan garapannya, petani lebih suka beralih kepekerjaan lain yang lebih menguntungkan ketimbang bertani. Sarjana – Sarjana Pertanian lulusan berbagai Perguruan tinggi banyak yang terjun ke pekerjaan lain si luar kegiatan bertani, mereka lebih memilih pekerjaan yang lebih menjanjikan dibandingkan bertani, semisal menjadi PNS, Dosen, ataupun Karyawan Swasta. hanya sebagian kecil dari mereka yang betul betul menggeluti usaha bertani.
kekhawatiran ini harus cepat ditanggapi oleh pemerintah, setidaknya pemerintah bisa menciptakan berbagai program yang dapat dirasakan oleh yang betul – betul petani, sehingga petani kita tidak semakin susut. dan usaha pemerintah mencapai dan mempertahankan swasembada pangan dapat di tingkatkan dan di pertahankan . (Arsyadi. THL TBPP Bireuen)
[ Read More.. ]

Jumat, 15 Juni 2012

Penanaman Perdana Kedelai Oleh Bupati Bireuen

Bupati Bireuen melakukan penanaman kedelai perdana yang dilaksanakan di desa Juli Seutuy Kecamatan Juli Kabupaten Bireuen program pengembangan kedelai ini merupakan bantuan CBN (Cadangan Benih Nasional) dari Kementrian Pertanian. Program pengembangan Kedelai ini dalam upaya memanfaatkan masa jeda tanam padi pada lahan sawah irigasi dalam wilayah irigasi pante lhong dua.
Pada kesempatan tersebut Bupati Bireuen mengatakan Program ini harus benar – benar dimanfaatkan supaya menjadi berkah untuk petani dan untuk masyarakat Bireuen pada umumnya, Bupati Bireuen juga mengatakan Kecamatan Juli harus menjadi contoh untuk kecamatan lain.
Dalam kesempatan lain Kepala Dinas Pertanian Peternakan Perkebunan dan Kehutanan dalam arahanya menyatakan dalam upaya memanfaatkan masa jeda tanam Juni – September 2012 karena ada perbaikan irigasi dalam wilayah Pante Lhong Dua, maka Dinas Pertanian berinisiatif untuk mengembangkan kedelai di lahan sawah dalam wilayah Irigasi Pante Lhong Dua. Kadis juga menyampaikan Penyuluh Pertanian bersama instansi terkait harus dapat mendampingi kegiatan ini sehingga petani dalam pelaksanaan budidaya nanti benar – benar berhasil.
Dengan program ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan petani dalam masa jeda tanam Juni – September 2012 >>>: Arsyadi

[ Read More.. ]
x

join to my fans at facebook