Harga Kebutuhan Pokok Pekan ini di Seputaran Pasar Bireuen : Beras Rp.........Minyak Goreng Rp.......Gula Pasir Rp.........Cabe Merah Rp.........Bawang Merah Rp........Bawang Putih Rp...........

Selasa, 22 Juli 2014

MENINGKATKAN PRODUKSI PADI DENGAN KOMPOS JERAMI TRICODERMA

Saat ini usaha tani padi sawah mengalami masa – masa yang sulit, terutama dalam hal biaya produksi yang semakin meningkat dalam suatu hektarnya, kenaikan biaya produksi ini tidak berbanding lurus dengan hasil produksi yang cendrung tetap atau bahkan menurun.
Kenaikan harga beras juga tidak membantu perbaikan nasib petani. Beberapa hal yang berpengaruh dalam produksi tani ini antara lain:
Biaya Produksi tinggi karena naiknya harga pupuk kimia bersubsidi. Tingginya harga seringkali membuat petani tidak mampu membeli pupuk dalam jumlah cukup yang seharusnya digunakan.
  • Pupuk tidak selalu tersedia tepat waktu
  • Masih tingginya biaya angkut dari lokasi pupuk ke lokasi petani
  • Akumulasi penggunaan pupuk kimia dari tahun ke tahun semakin merusak tanah dan menurunkan hasil produksi.
Kondisi ini perlu diaperbaiki, perlu dicarikan solusi agar pupuk tidak lagi mahal, agar pupuk tersedia tepat waktu, agar pupuk tidak harus di angkut dari tempat yang jauh dari sawah, agar kondisi tanah bias diperbaiki dan produknya ramah lingkungan
Jawabanya ada pada penggunaan pupuk kompos organik yang dibuat dari jerami padi dan menggunakan decomposer jamur tricoderma (Kompos Jerami Tricoderma). Tricoderma adalah jamur yang terdapat di alam, jamur ini memiliki banyak manfaat bagi tanaman. Salah manfaat jamur ini adalah dapat mendokomposisi jerami padi menjadi kompos siap pakai. Manfaat lanjutan yang bias diperoleh dari penggunaan kompos jerami tricoderma antara lain :
  1. Hasil panen meningkat sekitar 30 hingga 40 persen per hektar tanaman padi sesuai dengan hasil uji coba di beberapa tempat.
  2. Biaya produksi, khusunya pupuk menjadi rendah karena pupuk kompor sudah dapat di oleh petani langsung.
  3. Pupuk kompos tricoderma dapat tersedia tepat waktu karena dapat dibuat sendiri oleh petani sehingga dapat mengatasi kelangkaan pupuk kimia.yan
  4. Tricoderma adalah jamur yang bersifat antagonis terhadap jamur lain yang merugikan yakni jamur – jamur penyakit tular tanah yang biasa menyerang tanaman.
  5. Ramah lingkungan karena bahan baku utamanya adalah jarami padi sehingga akan mengurangi pembakaran jerami di lahan sehingga gangguan asap akan sangat berkurang;
  6. Tanah semakin subur karena bahan organik kembali ketanah, menghindarkan tanah dari pecah – pecah karena kekeringan sebab bahan organic dapat mengikat air dalam tanah;
  7. Kompos jerami tricoderma mengandung unsur nitrogen dan kalium yang tinggi sehingga dapat mengatasi ganggung karat besi pada tanaman.
Tanaman yang dapt diberikan kompos  jerami tricoderma tidak terbatas pada padi saja, tetapi dapat juga digunakan pada tanaman lainya seperti sayuran, buah – buahan dan tanaman perkebunan seperti kakao, karet dll. Untuk penggunaan pada non padi  dalam pemuatan kompos tricoderma bahan jerami di ganti dengan pupuk kandang, baik kotoran sapid an kotoran ayam. 
[ Read More.. ]

Minggu, 20 Juli 2014

Padi Hibrida Harapan Baru Petani Bireuen

Bireuen. Sejumlah Kecamatan di Kabupaten Bireuen secara signifikan telah berhasil meningkatkan produksi padi dalam beberapa tahun ini. ini merupakan upaya petani dan pemerintah untuk mewujutkan Program Peningkatan Produksi Beras Nasional menuju surplus beras 10 juta ton beras tahun 2014 mendatang.


Upaya untuk mewujudkan pencapaian  program P2BN tersebut dibutuhkan beberapa dukungan teknis dan non teknis antara lain; Perluasan areal dan optimasi lahan, Peningkatan  produktivitas  di areal SL-PTT & non SL-PTT,  Bantuan alat  mesin  pertanian  dan  revitalisasi  penggilingan, Pengelolaan penyediaanbenih padi, Percepatan penganekaragaman  konsumsi  pangan. selain itu yang tak kalah penting adalah Pemberian  insentif  kepada petani, Antisipasi,  adaptasi dan mitigasi perubahan iklim, Kerjasama dengan Kementerian  BUMN  dalam  mengembangkan food estate dan  program Gerakan Peningkatan produksi  Pangan  Berbasis Korporasi (GP3K) Gerakan missal peningkatan  produksi  beras nasional  menuju surplus 10  juta ton  beras tahun 2014.




Semenjak  Program SL-PTT diluncurkan di kabupaten ini petani diberikan bantuan berupa benih, pupuk dan Saprodi lainya. Bantuan ini diberikan kepadak Kelompok tani yang memenuhi syarat.  Dalam Program SL PTT benih yang diberikan adalah varietas DG.I, Bernas Prima, SL.8 SHS  karena varietas tersebut telah teruji beradaptasi dengan kondisi iklim local di kabupaten Bireuen. Padi jenis hibrida DG.I memberikan hasil yang sangat baik yaitu 13,65 ton GKP/ha pada panen musim lalu merupakan produksi tertinggi di Kabupaten Bireuen menurut yang pernah diambil ubinan oleh petugas BPS Kabupaten Bireuen.



Permintaan Padi Hibrida selain yang tersebut diatas Petani Juga banyak mecari Padi Vareitas Lokal berupa BSM, Sertani dan B3. Varietas Padi tersebut Juga Mampu berproduksi tidak kalah dengan Varietas Padi Hibrida lainya (@bu)


Sumber : BP3K Peusangan 
[ Read More.. ]

Jumat, 18 Juli 2014

Bireuen di Landa Kemarau Panjang, Petani Kewalahan

BIREUEN – Kemarau panjang yang melanda Kabupaten Bireuen dalam beberapa waktu terakhir menyebabkan hasil panen di kawasan itu menurun. Untuk sawah tadah hujan, produksi gabah diperkirakan turun hingga 30 persen dibanding musim tanam lalu. Sedangkan sawah yang memiliki irigasi teknis, hasil panen diperkirakan turun sekitar 10 persen.
Kadis Pertanian, Tanaman Pangan dan Peternakan Bireuen, Ir Alie Basyah kepada Serambi, Senin (31/3), menyebutkan, untuk sawah tadah hujan hasil panen normalnya adalah 5 ton per hekatare. Tapi, untuk musim tanam kali ini menurut laporan petugas di lapangan, hasil panennya hanya 3-4 ton/hektare. Sedangkan untuk sawah irigasi, hasil panen yang normal adalah 6-8/ton hektare. Tapi, tahun ini produksi gabah juga tak mencapai angka tersebut.
Menurut Alie Basyah, menurunnya hasil panen hendaknya menjadi bahan kajian semua pihak dalam menentukan langkah dan kebijakan pada musim tanam berikutnya. Langkah itu, antara lain perbaikan waduk alam dan jadwal tanam disesuaikan. “Bila ada anggaran, petani yang sawahnya dekat dengan sumber air diberi bantuan berupa pompa air atau sumur bor,” katanya
Sejumlah petani di kecamata Juli, Bireuen dua hari lalu mengatakan, hasil panen musim tanam kali ini menurun tajam karena  kemarau panjang  “Misalnya, untuk sawah yang luasnya 1.000 meter pada musim tanam tahun lalu hasilnya sekitar 200 kilogram. Namun, pada musim tanam kali ini hasil panennya hanya sekitar 100 kilogram,” kata Faisal, petani di Juli. “Hasil panen turun, sebagian petani terpaksa memotong tanaman padi untuk pakan ternak karena  kemarau ” timpal Mursal, petani di Gandapura.
Untuk diketahui, luas sawah tadah hujan yang terdata di Distan Bireuen mencapai 4.765 hektare tersebar di empat kecamatan. Dari jumlah itu, sekitar 2.500 hektare kering total. Sedangkan luas sawah irigasi yang ditanami musim tanam kali ini lebih dari 10 ribu hektare.


[ Read More.. ]

Sabtu, 19 Oktober 2013

Daftar Usulan THL TBPP Berkinerja Baik Tahun 2014


Asalammualaim wr wb

Berikut ini daftar nama - nama THL TBPP Kabupaten Bireuen yang berkinerja baik.

Mohon datanya dilihat, Apabila Apa Kesahalan sampaikan kepada kami untuk di koreksi

Klik Disini
[ Read More.. ]

Rabu, 27 Maret 2013

Arti Kebersamaan Dalam Organisasi

Kata "Kebersamaan" terasa begitu familiar di telinga kita, khususnya bagi mereka yang tergabung dalam sebuah komunitas atau organisasi. Tapi terkadang individu didalam kelompok tersebut tidak tahu atau bahkan melalaikan arti makna dari kebersamaan. Mengapa rasa kebersamaan begitu penting dalam sebuah organisasi, ikatan, group atau komunitas? Kata "Kebersamaan" memiliki makna sebuah ikatan yang terbentuk karena rasa kekeluargaan/persaudaraan, lebih dari sekedar bekerja sama atau hubungan profesional biasa. 


Kebersamaan memiliki 4 unsur yang harus diciptakan dan dijaga oleh setiap individu yang tergabung didalamnya:

1. Sehati & Sepikir (Satu Visi)
Dalam sebuah organisasi akan terdapat banyak orang yang memiliki pendapat berbeda. Satu kepala satu ide, seribu kepala seribu ide. Namun jika ingin membuat kelompok kita kuat dan solid, maka selayaknya kepentingan bersama lebih diutamakan dari kepentingan pribadi. Tinggalkan perbedaan dan galang persamaan, akan mengantar organisasi kita dapat berjalan dg lancar.

2. Tidak Egois
Sudah bukan rahasia lagi jika manusia itu adalah "makhluk egois". Apapun yang tidak memiliki nilai tambah buat dirinya, kebanyakan tidak akan ada partisipasi yang dikeluarkan, bahkan dianggap tidak penting. Jika sifat ini ada dalam sebuah organisasi, bisa dipastikan organisasi tersebut hanya punya program tapi tidak ada kegiatan. Tidak ada yang mempelopori, karena semua menganggap apa yang mereka lakukan tidak ada imbal baliknya. Jika ingin memiliki organisasi yang solid, maka kita mulai utk belajar menurunkan Ego demi kepentingan bersama.

3. Kerendahan Hati
Organisasi akan memiliki anggota yang hegemoni (campuran). Terkadang ada sebagian anggota yang terlibat tidak memiliki keahlian dan pengalaman khusus, modal mereka hanya sekedar kerelaan demi memberikan sumbangsih. Maka selayaknya anggota yang memiliki usia lebih tua, pengalaman lebih matang, keahlian lebih tinggi, kondisi finansial lebih beruntung, untuk menekan rasa sombong dalam diri dan rela bekerja sama (sambil menuntun) dg anggota lainnya. Kerendahan hati akan menghindarkan kita dari rasa benci, iri hati dan timbulnya kelompok yang terkotak-kotak.

4. Kerelaan Berkorban.
Setiap individu dalam sebuah organisasi, akan memiliki sumbangsih yang bisa berbeda-beda. Ada yang menyumbangkan dana, pikiran, fasilitas, tenaga atau waktu. yang punya finansial lebih menyumbangkan dana utk transportasi dan konsumsi, sementara yang memiliki waktu menyumbangkan tenaga dan waktunya utk melaksanakan tugas. Perbedaan sumbangsih jangan sampai membuat gesekan negatif yang bisa berdampak pada perpecahan. Jika ingin bekerja bersama-sama, maka siapkan kerelaan untuk mau berkorban dan jangan pernah itung-itungan.

Jika setiap individu dalam sebuah organisasi memahami dan terus belajar untuk memenuhi 4 unsur diatas, maka lambat laun organisasi yang dikembangkan akan menjadi semakin kuat dan solid di kemudian hari. Kesadaran diri untuk menjadi insan yang lebih baik dan terus bertumbuh, akan sangat membantu proses perubahan diri
[ Read More.. ]

Jumat, 15 Maret 2013

SBY Beri Tunjangan Jabatan PNS Penyuluh Pertanian Hingga Rp 1,5 Juta/Bulan


Jakarta - Di tengah kondisi produk pertanian yang terus menurun, Presiden SBY berusaha menggenjot produksi. Salah satu cara yang dilakukan adalah memberikan tunjangan jabatan untuk PNS penyuluh pertanian Rp 300 ribu-1,5 juta per bulan.

Tunjangan jabatan ini diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2013 tentang Tunjangan Jabatan Fungsional Penyuluh Pertanian, Pengendali Organisme Penggangu Tumbuhan, Pengawas Bibit Ternak, Medik Veteriner, Paramedik Veteriner, dan Pengawas Mutu Pakan yang diterbitkan 1 Maret 2013.

Dikutip dari situs Sekretariat Kabinet, Jumat (15/3/2013), tunjangan jabatan diberikan kepada PNS yang diangkat dan ditugaskan secara penuh dalam Jabatan Fungsional Penyuluh Pertanian, Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan, Pengawas Benih Tanaman, Pengawas Bibit Ternak, Medik Veteriner, Paramedik Veteriner, dan Pengawas Mutu Pakan.
"Pemberian tunjangan jabatan dihentikan apabila PNS yang bersangkutan diangkat dalam jabatan struktural atau jabatan fungsional lain atau karena hal lain yang mengakibatkan pemberian tunjangan dihentikan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan," demikian bunyi Pasal 5 Peaturan Presiden Nomor 16 Tahun 2013 itu.

Lewat terbitnya Perpres No.16/2013 ini, maka SBY sekaligus mencabut dan menyatakan tidak berlaku Peraturan Presiden Nomor 32 Tahun 2007 dan Peraturan Presiden Nomor 75 Tahun 2007

Adapun besaran tunjangan jabatan fungsional Penyuluh Pertanian sesuai Lampiran I Perpres tersebut:
 



Ø  Penyuluh Pertanian Utama Rp 1.500.000;
Ø  Penyuluh Pertanian Madya Rp 1.260.000;
Ø  Penyuluh Pertanian Muda Rp 960.000;
Ø  Penyuluh Pertanian Pertama Rp 540.000;
Ø  Penyuluh Pertanian Penyelia Rp 780.000,
Ø  Penyuluh Pertanian Pelaksana Lanjutan Rp 450.000;
Ø  Penyuluh Pertanian Pelaksana Rp 360.000;
Ø  Penyuluh pertanian Pelaksana Pemula Rp 300.000.
Untuk tunjangan Jabatan Fungsional Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan: 
Ø  Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan Madya Rp 1.140.000;
Ø  Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan Muda Rp 870.00;
Ø  Pengendali Organisme Penggangu Tumbuhan Pertama Rp 510.000;
Ø  Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan Penyelia Rp 660.000;
Ø  Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan Pelaksana Lanjutan Rp 450.000;
Ø  Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan Pelaksana Rp 360.000;
Ø  Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan Pelaksana Pemula Rp 300.000.

Tunjangan Jabatan Fungsional Pengawas Benis Tanaman Madya Rp 1.200.000; Pengawas Benis Tanaman Muda Rp 900.00; Pengawas Benih Tanaman Pertama Rp 540.000; Pengawas Benih Tanaman Penyelia Rp 720.000; Pengawas Benih Tanaman Pelaksana Lanjutan Rp 450.000; Pengawas Benih Tanaman Pelaksana Rp 360.000; dan Pengawas Benih Tanaman Pelaksana Pemula Rp 300.000.

Besarnya Tunjangan Jabatan Fungsional Pengawas Bibit Ternak Madya Rp 1.200.000; Pengawas Bibit Ternak Muda Rp 900.000; Pengawas Bibit Ternak Pertama Rp 540.000; Pengawas Bibit Ternak Penyelia Rp 720.000; Pengawas Bibit Ternak Pelaksana Lanjutan Rp 450.000; dan Pengawas Bibit Ternak Pelaksana Rp 360.000.
Tunjangan Jabatan Medik Veteriner Utama Rp 1.560.000; Medik Veteriner Madya Rp 1.350.000; Medik Veteriner Muda Rp 1.080.000; dan Medik Veteriner Pertama Rp 540.000.
Tunjangan Jabatan Paramedik Veteriner Penyelia Rp 810.000; Paramedik Veteriner Pelaksana Lanjutan Rp 480.000; Paramedik Veteriner Pelaksana Rp 360.000; dan Paramedik Veteriner Pelaksana Pemula Rp 300.000.
Sedangkan Tunjangan Jabatan Pengawas Mutu Pakan Madya Rp 1.200.000; Pengawas Mutu Pakan Muda Rp 900.000; Pengawas Mutu Pakan Pertama Rp 540.000; Pengawas Mutu Pakan Penyelia Rp 720.000; Pengawas Mutu Pakan Pelaksana Lanjutan Rp 450.000; Pengawas Mutu Pakan Pelaksana Rp 360.000; dan Pengawas Mutu Pakan Pelaksana Pemula Rp 300.000.


Sumber : http://finance.detik.com/read/2013/03/15/192540/2195496/4/sby-beri-tunjangan-jabatan-pns-penyuluh-pertanian-hingga-rp-15-juta-bulan





[ Read More.. ]

Selasa, 12 Maret 2013

Seorang Pria Buka Sekolah Jurusan Budidaya Ganja

Seorang warga Maine, Amerika Serikat (AS), telah menanam ganja selama 30 tahun. Kini, pria itu membuka sekolah cara menanam ganja berkualitas obat. Seperti apa?
Di bawah hukum ganja obat Maine, pasien terdaftar, pengasuh dan apotek bisa secara legal menanam ganja di rumah. Kelas pertama diselenggarakan pada awal April di Portland, Maine, dan berhasil menarik 15 mahasiswa yang kebanyakan terdaftar sebagai pasien medis ganja yang ingin menanam ganja sendiri untuk mengobati gejala medis. Mahasiswa ini tak ingin membayar ratusan ribu rupiah untuk membeli ganja di pengasuh atau apotek berlisensi.
"Ada kebutuhan sangat besar (pengetahuan), dan beberapa orang tak yakin di mana mendapatkannya,” kata Logan seperti dikutip pressherald.com.  Kelas kedua Logan dijadwalkan pada 7 Mei di Auburn, Maine. Ia berharap mahasiswanya kan berlipat ganda dibanding kelas pertama. Biaya kelas tiga jam itu sebesar US$59-79 (Rp510.000-Rp680.000) untuk siswa, warga senior dan veteran.
Untuk menghindari masalah dengan pihak berwenang, Logan menggunakan kemangi dan tanaman legal lain menggantikan ganja ketika mendemonstrasikan teknik penanaman di kelas. Toko tamanan indoor di Portland, HTG Supply, menyediakan peralatannya.
Di Maine, kartu pendaftaran telah diterbitkan untuk 982 pasien medis ganja, salah satunya adalah Logan. Ia legal secara hukum menggunakan obat itu selama bertahun-tahun untuk mengurangi rasa sakit akibat kecelakaan skydiving pada 1996. "Karena hal ini, orang-orang akan mengatakan, ‘Wow, mungkin ada sesuatu yang lebih dari sekadar ganja’,” kata Logan. "Saya rasa, orang akan melihat betapa menakjubkannya daun ganja," tutupnya.

[ Read More.. ]
x

join to my fans at facebook